`

 

Diperlukan Inovasi Untuk Menuju Institusi Berkelas Dunia

29/09/2020 18:23:04

 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus bebenah menuju ke arah perubahan. Dengan inovasi-inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas, integritas dan kualitas organisasi, inovasi juga dihasilkan untuk memberikan kemudahan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Kementerian ATR/BPN menuju institusi pengelola pertanahan dan tata ruang yang berstandar dunia.   “Untuk menjadi institusi berstandar dunia yang telah dirancang dalam renstra 5 tahun ke depan, memang diperlukan inovasi untuk memperbaiki organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Jenderal Himawan Arief Sugoto dalam Webinar yang mengusung tema _“Leadership in Workplace Transformation”_ yang merupakan rangkaian dari Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) tahun 2020 dan dimoderatori secara apik oleh Plh. Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Mochamad Sauki pada Senin (28/09/2020).   Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal mengatakan, dengan inovasi yang berhasil dilakukan oleh seluruh jajaran, saat ini Kementerian ATR/BPN dapat dianggap telah mendulang beberapa capaian. “Kita berhasil mengimplementasikan HT elektronik secara nasional, selain itu saat ini RUU Cipta Kerja telah memasuki tahap finalisasi yang nantinya dapat memudahkan Indonesia keluar dari permasalahan ekonomi khususnya di bidang pertanahan,” ucapnya.   “Program transformasi digital dalam era 4.0, kita juga berhasil mengalihkan beberapa pelayanan menjadi layanan elektronik. Meskipun demikian, perubahan tidak akan berhenti dan Kementerian ATR/BPN akan terus melakukan inovasi baik dalam manajemen sumber daya manusia, dan hal lainnya,” tambah Himawan Arief Sugoto.   Pada kesempatan yang sama, hadir pula sebagai narasumber, Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengembangan Teknologi, Della R. Abdullah yang memaparkan terkait _Leadership in Disruptive Times_. “Dinamika yang terjadi karena perubahan zaman, disrupsi bisa terjadi di segala lini sektor. Karena pada dasarnya disrupsi merupakan inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru,” jelasnya.   Melanjuti paparannya, Della R. Abdullah menjelaskan keterampilan yang paling banyak dibutuhkan dalam kepemimpinan era digital. “Para pemimpin harus memiliki strategi pada zaman perubahan digital yang cepat melalui visi organisasi, cara ia berkomunikasi, memperluas wawasan terkait dengan digital, melakukan inovasi-inovasi yang sesuai dengan lingkungan yang dinamis serta mengadakan _talent pool_ atau _talent spotting_,” lanjutnya.   Lebih lanjut, Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengembangan Teknologi mengungkapkan cara untuk mendisrupsi kepemimpinan khususnya pada era digital. “Pertama kita harus _rethink your role_ karena ke depan organisasi dan tantangan mungkin akan sangat berbeda dari kebanyakan organisasi saat ini. Kedua kita harus bisa _adopt new identities_ dengan berpikir dari sudut pandang masyarakat yang menerima pelayanan, menjadi katalisator dan berkesperimen dengan cara yang kreatif, serta pemimpin harus bisa _create new meanings_,” ungkapnya. (LS/RE)   #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya   Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional    Twitter: @atr_bpn Instagram: @Kementerian.ATRBPN Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: Kementerian ATRBPN Situs: atrbpn.go.id
Yuk Baca Informasi Lainnya..
Simak Strategi Kolaborasi Pemerintah dalam Implementasi Pilot Project Percepatan TORA dari Pelepasan Kawasan Hutan
16/10/2021 09:53:40

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki inisiasi baru dalam rangka penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dari pelepasan kawasan hutan, baik itu dalam hal kolaborasi lintas sektor maupun kolaborasi antar-unit kerja, yakni melalui Pilot Project (Proyek Percontohan). Oleh sebab itu, perlu adanya penyamaan persepsi dan pembelajaran, baik dari segi regulasi maupun implementasi yang langsung didiskusikan bersama dengan para pemangku kepentingan terkait, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pilot Project Redistribusi TORA dari Kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi Tidak Produktif Berbasis Penataan Agraria Berkelanjutan, di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/10/2021).
Perkenalkan KKPR, Kementerian ATR/BPN Lakukan Sosialisasi Pada 7 Provinsi di Wilayah Bagian Indonesia Tengah dan Timur
13/06/2021 07:43:43

Bali - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang terus berupaya melakukan sosialisasi PP No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang sebagai peraturan turunan UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK). Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan prosedur baru dalam proses pemanfaatan ruang dan perizinan berusaha.

 
Tingkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Kementerian ATR/BPN Perbarui Aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan Secara Berkala
13/07/2021 10:18:15

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) melakukan sosialisasi pembaruan aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP) kepada jajaran kantor wilayah dan kantor pertanahan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), digelar secara daring pada Senin (12/07/2021).
Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Sistem Merit ASN dari KASN
28/01/2021 15:02:59

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapatkan penghargaan atas Inovasi Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN dengan Kategori "Sangat Baik" dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo dan didampingi Ketua KASN, Agus Pramusinto, kepada Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/01/2021).
Melalui PP Nomor 21 Tahun 2021, Pengaturan Penataan Ruang di Daerah Menjadi Lebih Mudah
27/04/2021 10:26:27

Jakarta - Penataan ruang mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional. Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuat terobosan percepatan penataan ruang dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Disahkannya peraturan ini merupakan langkah strategis dalam pengaturan penataan ruang baik dalam lingkup nasional maupun di daerah.