`

 

Kebakaran di Kantah Kab. Klaten, Berkas Pertanahan Dipastikan Aman

24/05/2021 08:33:21

 

Musibah kebakaran melanda Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (22/05/2021) sore sekitar Pukul 18.00 WIB. Menurut keterangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah, Embun Sari, ruangan yang terbakar adalah ruangan di lantai dua, tepatnya di ruang seksi pengukuran. Ia juga  mengatakan bahwa kebakaran sudah bisa diatasi. "Petugas pemadam kebakaran sudah bisa masuk ke gedung untuk mencegah kebakaran mulai meluas," tutur Embun Sari.
 
Embun Sari mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik atau menyebar kabar miring, karena jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten sudah mengupayakan agar berkas-berkas penting seperti warkah dan buku tanah yang ada di lokasi kebakaran segera diamankan. "Warkah dan Buku Tanah kami upayakan untuk diamankan, juga sudah kami koordinasikan dengan Polres untuk mengamankan lokasi," ungkapnya.
 
Diwawancarai terpisah, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten, Agung Taufik Hidayat mengatakan belum mengetahui secara pasti apa penyebab terjadinya kebakaran. Ia menuturkan penyebab kebakaran akan diselidiki oleh Lab Forensik Polda Jawa Tengah. "Penyebab kebakaran hari ini telah diperiksa oleh Tim Lab Forensik Polres Klaten dan Polda Jateng. Hasilnya 3 sampai dengan 7 hari akan dilaporkan ke Kapolres," katanya.
 
Ketika ditanya mengenai antisipasi bencana kebakaran, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten menceritakan telah menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap sudut ruangan agar ketika bencana terjadi, pegawai bisa dengan sigap mematikan api. "Kami sudah mempersiapkan APAR dan mengarahkan kepada seluruh pegawai untuk mematikan arus listrik apabila tidak digunakan lagi. Namun upaya pemadaman dengan menggunakan APAR kali ini tidak sanggup untuk memadamkan api yang membesar," tuturnya.
 
"Kemudian satpam memanggil Pemadam Kebakaran untuk dilakukan pemadaman. Dari Pemadam Kebakaran mendatangkan 2 mobil Pemadam Kebakaran. Tetapi api sudah menjalar ke sebagian ruangan sehingga tidak sempat untuk menyelamatkan alat-alat elektronik namun data tersimpan di data center," tambahnya secara detail.
 
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten menegaskan bahwa dalam bencana kebakaran ini Buku Tanah dan Warkah aman dan tidak ada yang terbakar karena kebakaran terjadi di ruang komputer penggambaran di lantai 2, sedangkan Warkah dan Buku Tanah di lantai 1, dan surat ukur sudah bergabung di buku tanah dengan kondisi aman. Di samping itu pula, Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten sudah melakukan digitalisasi, sehingga upaya-upaya untuk meminimalisir akibat bencana sudah dilakukan dengan baik. "Untuk Buku Tanah digitalsasi sudah mencapai 89, 51%, sedangkan Surat Ukur sudah didigitasisasi sebanyak 66,41 %, dari jumlah total Buku Tanah 662.709, dan Surat Ukur total 778.517," jelasnya.
 
Untuk pelayanan di hari kerja mendatang, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten menyatakan pelayanan sudah bisa berjalan, meskipun dalam kurun waktu beberapa hari ke depan pelayanan tetap terpengaruh karena terdapat alat ukur, komputer dan printer yang terbakar. (LS)
 
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
 
Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional 
 
Twitter: @atr_bpn
Instagram: @Kementerian.ATRBPN
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: Kementerian ATRBPN
Situs: atrbpn.go.id
Yuk Baca Informasi Lainnya..
Catatan Akhir Tahun Reforma Agraria, Wamen ATR/Waka BPN: Konsolidasi GTRA menjadi Kunci
13/12/2021 13:30:12

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus konsisten untuk melakukan upaya-upaya demi mempercepat implementasi Reforma Agraria di Indonesia, khususnya dalam menyejahterakan masyarakat. Kehadiran negara secara berkelanjutan menjadi sangat penting dalam mengatur peruntukan, penggunaan, penyediaan, dan pemanfaatan tanah. Namun, dalam implementasinya, juga terdapat tantangan dalam mencapai tujuan Reforma Agraria tersebut.
Strategi Reforma Agraria dalam Menyejahterakan Masyarakat
27/09/2020 22:33:39

Jakarta - Setelah UUPA 1960 disahkan 6 (enam) dasawarsa yang lalu, pelaksanaan reforma agraria masih terus berjalan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai pengelola pertanahan dan tata ruang di Indonesia, sigap untuk menangani program prioritas dalam Nawa Cita yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Upaya-upaya untuk mempercepat implementasi reforma agraria di Indonesia terus dilaksanakan. 
Pertajam Kemampuan Mediasi Konflik, Kementerian ATR/BPN Bersama UGM Gelar Pelatihan Mediasi Pertanahan
16/02/2021 08:14:32

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pelatihan Mediasi Pertanahan Wilayah Tingkat II via dalam jaringan (daring) pada tanggal 15 s.d. 19 Februari 2021. 
Wamen ATR/Waka BPN Dengarkan Aspirasi Masyarakat Malaumkarta
21/11/2020 07:33:06

Sorong &ndash Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua Barat Wamen ATR/Waka BPN Surya Tjandra, berkesempatan untuk bertemu dengan masyarakat Malaumkarta, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong. Kampung Adat Malaumkarta merupakan salah satu destinasi wisata di Papua Barat yang sangat indah dengan pulau-pulau kecil yang mengelilinginya. Sayangnya masih banyaknya kendala perizinan di wilayah ini. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat Malaumkarta kepada Wamen ATR/Waka BPN. 
Undang-Undang Cipta Kerja sebagai Regulasi Kreatif dari Banyaknya Peraturan di Indonesia
15/11/2020 10:41:15

Terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia, salah satunya dikarenakan regulasi yang tidak mendukung penciptaan dan pengembangan bisnis hingga mengakibatkan melemahnya investasi di Indonesia. Saat ini terdapat 8.451 peraturan pusat dan 15.965 peraturan daerah yang menggambarkan kompleksitas dan obesitas regulasi di Indonesia.