`

 

Antisipasi Pentingnya Legalitas Tanah, PTSL Hadir di Tengah Masyarakat

14/06/2021 10:15:55

 

Konawe Selatan - Tidak hanya masyarakat di Indonesia Bagian Barat, Bustam (46) warga Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara juga merasakan kemudahan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ia dan sembilan orang warga Konawe Selatan mendapatkan sertipikat hak atas tanah hasil program PTSL tahun 2021 di Aula Wonua Monapa, Sabtu (12/06/2021).
 
Sertipikat tanah diserahkan langsung oleh Anggota Komisi II DPR RI Hugua. Tidak sendiri, mantan Bupati Wakatobi ini didampingi Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara Amrullah; Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara Ahmad Iswadi; serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan La Ode Muhammad Ruslan Emba.
 
"Jarak desa tempat tinggal saya dengan Kantor BPN 45 km, tidak terpikir sebelum-sebelumnya untuk datang daftar tanah, karena jauh, dan selama ini tidak ada masalah tanah" ujar Bustami usai menerima sertipikat tanah.
 
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat di desanya sangat antusias dengan program ini karena persyaratannya tidak berbelit-belit. "Diminta siapkan (bukti-red) jual beli, waris, dapat tanahnya dari siapa, PBB dan harus tidak sengketa," jelasnya.
 
Manfaat sertipikasi tanah untuk masyarakat ini dipahami betul oleh anggota Komisi II DPR RI Hagua. Ia berkata bahwa dirinya mendukung program tersebut dengan menjalankan fungsinya sebagai anggota DPR RI yang mempunyai fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. "Akan kami perjuangkan dari Senayan," tegasnya.
 
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan La Ode Muhammad Ruslan Emba pada kesempatan ini juga meminta bantuan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait untuk menyukseskan PTSL. "Kami mohon kerja samanya, sehingga kendala dapat kita atasi bersama," ujarnya.
 
Sebelum pembagian sertipikat, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara Amrullah, berpesan kepada penerima seripikat untuk menjaga tanahnya. "Jaga baik-baik sertipikat tanahnya, jaga juga batas-batas tanahnya," ujarnya.
 
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara Ahmad Iswadi menyampaikan sertipikat yang diserahkan pada hari ini adalah bagian dari target PTSL Tahun 2021 Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tenggara. "Tahun ini Sulawesi Tenggara mendapat target SHAT 40.000, PBT 77.118, Target K4 133.642, sedangkan Konawe Selatan sendiri mendapat target  SHAT sebesar 2.353, PBT sebesar 4.620 dan K4-nya 2.200 bidang," ujarnya. (WN/JR)
 
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
 
Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional 
 
Twitter: @atr_bpn
Instagram: @Kementerian.ATRBPN
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: Kementerian ATRBPN
Situs: atrbpn.go.id
Yuk Baca Informasi Lainnya..
Kunjungi Kantah Kab. Tangerang, Menteri ATR/Kepala BPN Soroti Pemberantasan Mafia Tanah dan Penyelesaian Permasalahan PTSL
03/11/2021 16:36:48

Kab. Tangerang - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil, mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Selasa (02/11/2021). Turut mendampingi, Inspektur Jenderal, Sunraizal Sekretaris Inspektorat Jenderal, Sri Puspita Dewi Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati Ketua Tim Kendali PTSL, Hary Nugroho serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Rudi Rubijaya.
Reforma Agraria Wujudkan Keamanan Pangan dan Kemandirian Energi
17/10/2020 19:48:12

Keamanan pangan dan kemandirian di bidang energi menjadi tantangan besar bangsa Indonesia. Jumlah penduduk yang akan makin berlipat di tahun-tahun mendatang, menyebabkan kebutuhan akan pangan dan energi juga akan semakin besar. Oleh karena itu, keamanan pangan dan kemandirian energi harus segera dirintis sejak dini. Berangkat dari hal tersebut, Ikatan Alumni (ILUNI) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) bersama ILUNI Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) mengadakan webinar yang bertajuk Implementasi Kebijakan Nasional Mendukung Keamanan Pangan dan Kemandirian Energi, Kamis (15/10/2020).
Sambut Indonesia Emas 2045 melalui Peningkatan Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang Berstandar Dunia
10/12/2021 16:14:50

Makassar - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama, mengadakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Implementasi Kerja Sama Luar Negeri Kementerian ATR/BPN Tahun 2021 yang berlangsung secara daring dan luring, bertempat di Four Season Points by Sheraton, Makassar pada Kamis (09/12/2021). Acara ini bertujuan untuk menentukan pemantauan evaluasi serta pengendalian kegiatan-kegiatan kerja sama yang berasal dari luar negeri. 
Percepat Pelaksanaan Pengadaan Tanah untuk Bendungan, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi
08/09/2020 08:52:45

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan melakukan rapat evaluasi pelaksanaan pengadaan tanah mengenai bendungan secara virtual dengan agenda utama evaluasi pelaksanaan pengadaan tanah mengenai kendala-kendala yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil pada Senin (07/09/2020).

 
Selamatkan Kawasan Puncak, Kementerian ATR/BPN Tanam Bibit Pohon dan Bangun Sumur Resapan pada Perayaan Puncak HANTARU 2021
09/11/2021 11:43:14

Bogor - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Puncak Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2021 di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Senin (08/11/2021). Melalui tema &ldquoPesan Puncak untuk Penyelamatan Kawasan Puncak, telah dilakukan penanaman sekitar 5.000 pohon di empat titik di kawasan Cikoneng, Cikoneng Tekukur, Rawa Gede, dan Cisuren, serta pembangunan 100 sumur resapan di Kampung Negasari.