`

 

Ciptakan RDTR Berkualitas, Menteri ATR/Kepala BPN Tawarkan Ide Ini

07/12/2020 17:23:03

 

Keberadaan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) akan memberikan kepastian dalam berinvestasi. RDTR nantinya akan termuat di dalam Online Single Submission (OSS), sehingga memberikan informasi di mana seorang investor nantinya akan membangun sebuah pabrik/industri. Namun, permasalahan yang dihadapi adalah RDTR yang ada, masih sedikit dan tidak memiliki standar kualitas yang sama. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa untuk mewujudkan target 2.000 RDTR, Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak bisa mengharapkan pendekatan lama, melainkan harus melakukan suatu terobosan. "Kita harus melibatkan banyak pihak, salah satunya sekolah perencana. Kita harapkan input dari mereka berupa saran maupun solusi yang dihadapi dalam perencanaan tata ruang," kata Menteri ATR/Kepala BPN, dalam keynote speech-nya di Seminar Nasional Asosiasi Sekolah Perencana Indonesia (ASPI), melalui daring, Senin (07/12/2020). Sekolah perencana tata ruang merupakan suatu sekolah yang mendidik mahasiswa dalam bidang perencanaan tata ruang. Mahasiswa yang bersekolah disana banyak mempelajari aspek tata ruang melalui teori-teori yang ada. "Sekolah perencana bisa menerapkan "Merdeka Belajar". Ini merupakan program belajar yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Jangan artikan ini bahwa kita bebas belajar, melainkan belajar dengan metode yang tidak biasa," kata Menteri ATR/Kepala BPN. Pendekatan dengan sistem "Merdeka Belajar" ini maksudnya adalah melibatkan mahasiswa sekolah perencana dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk menyusun RDTR. "RDTR disusun berdasarkan data-data, yang didapatkan dari daerah. Mahasiswa tingkat berapapun bisa dilibatkan dalam pengumpulan data-data itu. Selama ini problem kita dalam menyusun RDTR adalah data-data yang terbatas serta sekolah perencana juga bisa menggandeng Pemda yang komitmen mau buat RDTR yang berkualitas," kata Sofyan A. Djalil. Ada banyak yang bisa dipetik oleh para mahasiswa, jika melibatkan mereka dalam menyusun RDTR melalui program "Merdeka Belajar". "Para mahasiswa dapat pengalaman karena mereka sudah mengetahui proses penyusunan suatu RDTR. Selain mendapatkan pengalaman riil, mahasiswa juga perlu ditekankan terkait komitmen. Komitmen ini juga penting dalam menciptakan RDTR yang berkualitas, kota yang nyaman dihuni, investasi menjadi lebih mudah dan sebagainya," ujar Sofyan A. Djalil. Selain didukung oleh mahasiswa sekolah perencana, penciptaan RDTR yang berkualitas juga perlu disokong oleh anggaran yang memadai. Menteri ATR/Kepala BPN mengatakan suatu istilah yakni If You Pay Peanuts, You Get Monkeys, yang artinya jika kamu memberikan biaya minim terhadap sesuatu, maka kamu dapatkan kualitas yang minim juga. "Anggaran tentunya harus diperhatikan. Karena kita ingin produk yang bagus, kita harus anggarkan yang cukup dalam penyusunan tata ruang, apabila mengharapkan hasil yang lebih baik. Perlu komitmen juga dalam menganggarkan penyusunan tata ruang," ujar Sofyan A. Djalil. Terobosan lain pada UUCK yaitu pelibatan stakeholder dalam penyusunan tata ruang melalui suatu dewan tata ruang. "Dewan ini nantinya akan memberikan input dalam penyusunan tata ruang," kata Sofyan A. Djalil. (RH/LS) #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Twitter: @atr_bpn Instagram: @Kementerian.ATRBPN Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: Kementerian ATRBPN Situs: atrbpn.go.id
Yuk Baca Informasi Lainnya..
1.000 Sertipikat Tanah Diserahkan di Kabupaten Indragiri Hulu
04/03/2021 08:37:11

Indragiri Hulu - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hulu menyerahkan 1.000 sertipikat tanah yang merupakan hasil dari pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2021. Sertipikat tanah diserahkan langsung secara simbolis kepada 10 orang penerima oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, M. Syahrir dan didampingi Kepala Kantah Kabupaten Indragiri Hulu, Taufik S. Wibowo di Gedung Dang Purnama, Rengat, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (03/03/2021). 

 
Tingkatkan Kapasitas SDM di Masa Pandemi, Kementerian ATR/BPN Kembali Laksanakan Webinar
27/08/2020 07:49:24

Digitalisasi di era 4.0 adalah suatu keniscayaan. Terlebih pada masa Pandemi Covid-19 ini, masyarakat di dorong untuk segera berubah, dari manual menjadi digital. Banyak hal yang dulunya dianggap tidak mungkin dilakukan, kini dapat dilaksanakan bahkan dengan efisien dan tepat sasaran. Tidak lepas dari itu, kini informasi begitu cepat disampaikan dan bahkan sesaat kemudian dapat diakses melalui telepon di genggaman. Dalam konteks organisasi, sumberdaya manusia penyusun organisasi sebagai penggerak utama harus segera melakukan penyesuaian, agar tidak tergilas perubahan. Menghadapi realitas itu Kementerian ATR/BPN melalui Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (PPSDM) terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur. Salah satunya dengan mengadakan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia melalui webinar dengan tema  Hero in Virtual Meeting secara virtual, Rabu (26/08/2020).
Wamen ATR/Waka BPN Usulkan Major Project Komitmen Bersama Membangun Provinsi Jambi
14/06/2021 10:03:15

Jambi - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Provinsi Jambi, Jumat (11/06/2021). Kunjungan ini merupakan lanjutan pertemuan dengan Bupati Sarolangun yang sebelumnya diadakan dalam rangka koordinasi rencana usulan Major Project yang akan dilaksanakan di Provinsi Jambi.
Upaya Kementerian ATR/BPN Membangun Papua Secara Seimbang dengan Reforma Agraria dan Penataan Ruang
17/06/2021 11:42:50

Jakarta – Dalam melakukan pembangunan di Tanah Papua, dibutuhkan strategi yang memberi perhatian terhadap keseimbangan ekonomi, ekologi, dan berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Hal yang sama dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk membangun Papua dan Papua Barat secara seimbang, yakni dengan Reforma Agraria dan Penataan Ruang.  
UUCK Akan Lepaskan Indonesia dari Regulasi yang Menghambat
17/10/2020 19:50:31

Jakarta - Indonesia merupakan negeri yang kaya potensi. Tanahnya subur serta banyak kandungan mineral di dalam tanahnya merupakan daya tarik tersendiri bagi setiap orang di dunia. Sejatinya Indonesia sudah menjadi negara yang masyarakatnya makmur dan sejahtera, seperti cita-cita pendiri bangsa kita dulu. Namun, hingga kini, Indonesia masih berjuang menjadi negara yang makmur dan sejahtera dikarenakan adanya masalah yang memang tidak selesai sejak kita merdeka. Salah satu hal yang mendasari adalah masih banyaknya masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, umumnya dikarenakan sulitnya mendapatkan pekerjaan.