Profile Wakil Menteri

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

 

Sofyan Djalil

Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M

2019 - Sekarang

Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M, seorang yang tumbuh menjadi pribadi kuat, tangguh dan cemerlang bukan berkah yang serta merta turun kepadanya. Dedikasi yang kuat pada kehidupan melalui perjuangan yang panjang mengantarkannya hingga menjabat posisi Wakil Menteri ATR/BPN pada saat ini.

Ia lahir dan tumbuh dalam kondisi sederhana semenjak 28 Maret 1971. Kondisi sosial ekonomi yang serba terbatas justru menjadi pemicu untuk semakin giat dan semangat belajar. Pengetahuannya sangat mumpuni. Bergelar doktor ilmu hukum, alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini meraih gelar Master di School of Law, University of Warwick, Inggris, dan gelar doktornya di Universitas Leiden, Belanda. Surya menjadi orang Indonesia pertama yang memberikan kuliah terbuka di Van Vollenhoven Institute, Universitas Leiden. Kendati demikian, kaki Surya tetap menjejak bumi. Ia menyadari, berbagai pengetahuan yang diperolehnya, haruslah bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak. Karena itu, ia mengabdi di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang menyediakan bantuan hukum bagi rakyat miskin dan terpinggirkan.

Sejak 2003, ia aktif mengadvokasi kasus kasus perburuhan. Tak hanya di Indonesia, bahkan sampai ke tingkat internasional. Ia pernah tercatat sebagai Pendiri serta Direktur di Trade Union Rights Centre (TURC), sebuah organisasi riset perburuhan di Jakarta, sebelum menjadi bagian dari Dewan Pengawas TURC. Di tingkat internasional, ia sebagai Wakil Presiden International Centre for Trade Union Rights, Inggris, dan komisioner International Commission for Labour Rights, sebuah organisasi buruh internasional di New York, Amerika Serikat.

Surya juga menjadi sosok penting pada saat pengesahan UU No. 24 tahun 2011 mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Dialah Koordinator Tim Pembela Rakyat untuk Jaminan Sosial dari Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), yang mengawal pengesahan UU tersebut. Dalam membela rakyat kecil pernah dilakukannya bersama Munir Said Thalib, pahlawan Hak Azasi Manusia dari Malang, Jawa Timur.

Dalam Pemilihan Umum Legislatif Indonesia tahun 2019, ia menjadi salah satu calon legislatif di daerah pemilihan Jawa Timur 5 atau wilayah Malang Raya yang mencakup Kota dan Kabupaten Malang mewakili Partai Solidaritas Indonesia. Surya juga berhasil menjadi salah satu dari delapan calon pimpinan KPK periode 2015-2019 yang lolos seleksi awal dan mengikuti tes tahap akhir.

Selain itu, ia tak pelit berbagi ilmu. Itu diwujudkannya dengan menjadi tenaga pengajar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Ilmu pengetahuan ini mengamanatkan saya untuk tetap berpijak di bumi dan membaktikan diri untuk harkat kemuliaan kemanusiaan,” kata Surya.