Direktur Jenderal Penataan Agraria

 

Dr. Andi Tenrisau, S.H., M.Hum., lahir di Watampone, 23 September 1962. Pada tanggal 13 Juli 2020 sampai dengan sekarang menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Agraria dengan mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 1983 di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Utara sampai dengan tahun 2003.

Sebelumnya, Andi Tenrisau pernah menimba ilmu di Akademi Pertanahan Nasional, kemudian menamatkan pendidikan Sarjana pada tahun 1992 dan menamatkan pendidikan Magister pada
tahun 1999 di Universitas Gajah Mada. Tak sampai disitu saja, Andi Tenrisau juga melanjutkan pendidikan Doktoral di Universitas Islam Bandung.

Dalam menunjang kemampuannya, Andi Tenrisau aktif mengikuti pendidikan dan pelatihan baik struktural, fungsional maupun teknis sejak tahun 1982 sampai dengan tahun 2009, diantaranya: Kursus Pengatur TGT (1982), Diklat Adum (2001), Diklat Penyelesaian Konflik Pertanahan (2002), Diklat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (2007), dan Pendidikan dan Pelatihan Fungsional terkait Mediasi (2009), Pendidikan dan Pelatihan Teknis terkait Mediasi (2009), dan Diklat PIM Tk. III (2009).

Kemampuan, kepemimpinan dan penguasaan aspek pertanahan Andri Tenrisau patut diapresiasi dan tidak diragukan lagi, mengingat sepanjang karirnya sempat 3  (tiga) kali menjadi pimpinan pada Kantor Pertanahan, yakni: Kepala Kantor  Pertanahan Kabupaten Bandung Barat  tahun 2011,  Kepala Kantor Pertanahan Kota Cimahi tahun 2012 dan Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat tahun 2015.

Selanjutnya, Andi Tenrisau juga sempat 3 (tiga) kali menjadi pimpinan pada Direktorat, yakni: Direktur Pengaturan  Pendaftaran  Hak Tanah, Ruang dan PPAT tahun 2017, Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Tanah dan Ruang (PPHTR) tahun 2018, Plt. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat tahun
2019. Kemudian, pada tahun 2019 Andi Tenrisau juga dipercaya sebagai Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Landreform dan Hak Masyarakat Atas Tanah. 

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Direktur Jenderal Penataan Agraria yang mempunyai peran penting dalam menyukseskan Reforma Agraria, Andi Tenrisau menyampaikan bahwa, "Reforma Agraria sebagai suatu konsep yang dapat memberikan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, kegiatan seyogyanya meliputi Penataan Aset, Penataan Penggunaan Tanah, dan Penataan Akses."

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya, Andi Tenrisau menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun yang diberikan pada tahun 2005 dan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun yang diberikan tahun 2013.
 

Maklumat Standar Pelayanan