APLIKASI SENTUH TANAHKU

Sentuh Tanahku637067254864157960Kini proses pengecekan pengurusan berkas dan sertipikat tanah menjadi lebih mudah dan cukup melalui genggaman Anda dengan aplikasi Sentuh Tanahku. Jika sertipikat tanah belum terdaftar pada aplikasi, Anda dapat melaporkannya langsung melalui aplikasi ini dengan menyertakan informasi rinci sertipikat dan foto bukti sertipikat Anda. Namun untuk dapat menggunakan fitur Info Berkas dan Info Sertipikat, Anda wajib mengkonfirmasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke kantor pertanahan terdekat untuk proses aktifasi.

Selain itu Sentuh Tanahku menyajikan fitur untuk partisipasi plot bidang tanah jika sertipikat tanah Anda belum terdata sebagai persil bidang pada peta yang bisa diperiksa pada fitur Lokasi Bidang Tanah. Berbagai informasi syarat-syarat pengurusan pelayanan juga disajikan beserta simulasi biaya yang interaktif sehingga Anda dapat memprediksikan besaran biaya yang diperlukan untuk pengurusan layanan tersebut. 

 

 

 

 

Untuk Info Panduan Registrasi silahkan Klik disini

SIARAN PERS

9/07/2020 Konsolidasi Tanah Upaya Mengatasi Dampak Urbanisasi

Konsolidasi Tanah Upaya Mengatasi Dampak Urbanisasi

Pembangunan perkotaan dan perumahan yang inklusif, efisien dan berkelanjutan dibutuhkan masyarakat mengingat pesatnya urbanisasi dan meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menawarkan solusi mengenai kebutuhan tanah bagi perkotaan dan perumahan dengan merata agar tercipta kawasan layak dan siap huni untuk masyarakat, yaitu dengan Konsolidasi Tanah.

9/07/2020 Wujudkan Tata Ruang Partisipatif dan Kolaboratif, Sofyan A. Djalil: Ayo Berpikir Out Of The Box!

Wujudkan Tata Ruang Partisipatif dan Kolaboratif, Sofyan A. Djalil: Ayo Berpikir Out Of The Box!

Jakarta - Penataan ruang dalam pembangunan hunian di Indonesia harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh, sehingga dalam pembangunan suatu daerah atau lingkungan baik di perkotaan maupun di pedesaan harus diiringi perencanaan tata ruang yang baik. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan tata ruang yang partisipatif serta kolaboratif, sehingga keikutsertaan seluruh pihak akan mempermudah proses penataan ruang. 

8/07/2020 Selamat Tinggal HT Konvensional, Selamat Datang HT-Elektronik!

Selamat Tinggal HT Konvensional, Selamat Datang HT-Elektronik!

Jakarta - Bulan September 2019 lalu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan soft launching layanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el). Kala itu ditunjuk 42 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk menjadi pilot project layanan HT-el ini. Pada Januari 2020, pelaksanaan layanan HT-el baru 12,59 persen. Namun sejak masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), layanan ini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut data yang dirilis oleh Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin dan LP2B), penerbitan HT-el di bulan Juni 2020 sudah mencapai 82,7 persen.
RSS